Tesenyumlah
Tak seorang pun di dunia yang tidak bisa tersenyum, dan tak seorang pun yang tak akan lebih bahagia kecuali dengan senyumnya sendiri. Seorang yang sedang sempit hatinya saat tertimpa musibah, bisa lapang sejenak jika ia memaksakan tersenyum. Ketika merasa lapang itu pikirannya pun jernih, dan peluang untuk mendapatkan jalan keluar dari musibahnya lebih besar. Berbeda jika menghadapi musibah dengan cemberut atau sedih yang berlarut-larut, pikiran akan terus buntu dan jalan keluar pun semakin menjauh dari jangkauan.
Dalam ilmu fisiologi, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Senyum memiliki arti dan makna yang sangat mendalam.
Kalau kita renungkan berapa persen kita berkuasa atas tubuh kita untuk mengatur perilaku? Ternyata tidak sampai 10%, yaitu otot-otot sadar saja. Contoh, perilaku makan sampai menjadi sel-sel tubuh yang membangun keseluruhan tubuh. Berapa persen kontribusi perilaku sadar kita? Ambil makanan yang kita pilih, suapkan, kunyah dan telan. Setelah itu kita tidak pernah berkuasa atas perubahan kimiawi dan biologis yang terjadi. Menjadi seberapa besar otot, lemak dan tulang kita. Menjadi seberapa lebat rambut, seberapa tebal kumis dan bulu yang lain. Menjadi seberapa tinggi dan gemuk. itu semua adalah kekuasaan Allah Subhanahuwata'ala yang diberikan kepada semua manusia dengan cara yang sama.
Begitu pula proses terjadinya ilmu dalam diri kita. Kita hanya perlu membaca, melihat, mendengar, mengecap, mencium dan merasa. Dengan kata lain kita hanya mengindra. Lalu untuk memperdalamnya kita perlu meniru, mengulang, mendemonstrasikan dan mensimulasikan. Yang pada hakekatnya adalah proses pengindraan juga. Kita tidak perlu menyadari dan berkontribusi langsung terhadap proses selanjutnya. Karena proses konstruksi ilmu tetap terjadi di otak meskipun kita tidur atau pingsan.
Hukum manajemen yang begitu rumit hanya dirangkum dalam 4 huruf saja, yaitu POAC (planning, organizing, actuating, controlling). Sukses berdagang diramu hanya dengan 4 huruf, yaitu 4 P (product, price, place, promotion). Jaminan kualitas pun disederhanakan menjadi 4 huruf saja, yaitu PDCA (plan, do, check, act).
Ada banyak cara yang dapat kita lakukan agar diri kita selalu tersenyum, salah satunya adalah dengan cara selalu mensyukuri anugrah dan karunia yang diberikan oleh Allah Subhanahuwata'ala kepada kita.
- Tersenyumlah, sebab senyuman akan mencairkan duka nestapa dan membangunkan kebahagiaan dari tidurnya.
- Tersenyumlah, sebab senyummu pertanda adanya kualitas dan mutu di dunia yang melelahkan ini.
- Tersenyumlah, sebab semua duka tidak akan terbaca kecuali melalui senyumanmu.
- Tersenyumlah dan jangan halangan dirimu untuk mendapatkan pahala karena engkau telah memasukkan kebahagiaan kepada saudaramu.
- Tersenyumlah, dan cukuplah sebagai balasannya, engkau akan mendapatkan senyuman yang lebiih mendalam dan lebih jujur dari orang-orang di sekelilingmu.
- Tersenyumlah untuk menyingkirkan duka dari dirimu dan dari orang-orang di sekelilingmu.
- Tersenyumlah, sebab bukan engkau satu-satunya yang tertimpa berbagai masalah dalam kehidupan ini.
- Tersenyumlah dan jangan bosan, dan tunjukkan kemampuanmu dalam menghadapi kehidupan dengan seluruh kesulitannya.
- Tersenyumlah dalam menghadapi berbagai musibah dan jangan bosan, sebab engkau adalah seorang mukmin.
- Tersenyumlah, sebab berkeluh kesah bukanlah kepribadianmu, sebab, bagi seorang beriman, segala urusan adalah kebaikan bagimu, dan engkau lebih kuat daripada kelemahan yang terlihat oleh orang-orang di sekelilingmu.
- Tersenyumlah dan jangan bosan, dan jadilah orang yang kuat dalam menghadapi berbagai kesulitan.
- Tersenyumlah, sebab senyuman adalah kampus yang telah melahirkan banyak generasi pejuang, dan jadilah teladan saat terjadi kekalahan.
- Tersenyumlah dan hadapi gelombang putus asa yang menghadangmu, dan senyumanmu akan lebih kokoh daripada ujian takdir dan jadilah engkau lulusan terbaik dalam ujian ini.
- Tersenyumlah, sebab senyumanmu merupakan lambang produktifitas, prinsip orang-orang yang cinta kebaikan, serta karakter orang-orang yang setia.
- Tersenyumlah, sebab engkau adalah seorang yang bisa tersenyum, ingatlah bahwa senyuman adalah kehidupan setelah kematian oleh duka, dinamika setelah jiwa yang kering, dan betapa banyak derajat orang terangkat oleh senyuman, maka angkatlah derajatmu dengan senyumanmu. Betapa banyak hati terbuka oleh senyuman, kegelapan menjadi terang dan himpitan masalah menjadi terbuka.
- Tersenyumlah, sebab ini adalah cara paling mudah untuk menarik simpati dan ini merupakan rahasia kreatifitasmu dalam menghimpun banyak muhibbin di sekelilingmu.
Senyum merupakan ibadah yang paling mudah, karena dengan tersenyum kita dapat membuat orang lain juga tersenyum. Jadi bahagiakanlah orang lain dengan senyuman anda. Selamat beraktivitas dan mulailah dengan senyum. Amalkan perilaku yang sederhana ini dan raihlah buah dan pahalanya yang agung dan mulia dengan taufiq dan Hidayah Allah Subhanahuwata'ala. Amin ya Robbal Alamin.





0 Response to "Tesenyumlah"